Thomas Partey Dapat Pesan Dari Ayahnya Fokus Latihan

Thomas Partey Dapat Pesan Dari Ayahnya Fokus Latihan – Ayah Thomas Partey suka anaknya dapat masuk dengan Arsenal. Pesannya hanya 1, Thomas harus giat latihan serta jangan repot dengan wanita.

Thomas jadi pembelian Arsenal dekati bursa transfer musim panas ditutup. Arsenal melunasi klausul kontraknya yang berharga 50 juta euro serta Atletico Madrid tidak dapat melakukan perbuatan apa-apa.

Disamping itu, Thomas memang ingin tinggalkan Atletico sesudah 7 tahun ada di situ. Thomas ingin cari rintangan baru sekalian tentu saja club yang dapat memberikannya peluang mendapatkan piala dan upah besar.

Arsenal memberi itu semua untuk Thomas, sebab ia langsung digaji 260 ribu paun per minggu, jadi salah satunya yang paling tinggi di club itu. Dengan uang sekitar itu, Thomas dapat lakukan apa saja yang ia ingin, termasuk juga dekati wanita.
daftar judi tembak ikan

Ditambah lagi Thomas sekarang geser ke kota London yang serupa metropolitannya dengan Madrid. Berkaitan peluang Thomas aktif aneh-aneh di Arsenal, si ayah telah terlebih dulu memberikannya saran sejak dari dahulu.

Ia minta Thomas konsentrasi untuk berlatih supaya bisa tetap tampil bagus tiap dimainkan. Ditambah lagi Thomas diperlukan Arsenal untuk meluncurkan club itu ke Liga Champions musim depan.

“Saya sekarang ini sedang ikuti pelatihan kepelatihan, jadi saya membaca banyak buku olahraga dan kutipan laga, dan riwayat masalah olahragawan pria serta wanita. Jadi saya katakan ini ialah peluang yang jarang didapatkan,” tutur ayah Thomas Partey, Jacob, ke Joy Sports.

daftar sabung ayam
“Apakah yang saya ketahui sich ia maunya bermain di club yang tampil di Liga Champions. Tetapi saya merekomendasikan buatnya gabung club yang tidak tampil di Liga Champions serta dapatkah ia membawanya berhasil lolos kesana?,” tambahnya.

“Lepas dari kepindahannya ke club besar, anjuran saya ialah ia harus berlatih serius serta jangan hilang konsentrasi. Jangan memburu wanita supaya profesinya tidak amburadul! Serta ia memahami itu.”