Seorang Nelayan Diciduk Setelah Menjual Baby Lobster Ilegal

Seorang Nelayan Diciduk Setelah Menjual Baby Lobster Ilegal – Nelayan asal Kampung Cipakis RT 03 RW 09 D5 Cidamar Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisial R diamankan Polda Ja-bar. Ia diciduk sehabis laksanakan perdagangan baby lobster tanpa ada Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) .

Unit II Subdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Ja-bar di Kampung Kertajadi RT 04 RW 01 D5 Kertajadi Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur.

Disana, petugas menemukannya kesibukan pengepulan dua model benur (baby lobster) mutiara serta pasir sejumlah kira-kira 15. 000 ekor. Tersangka mengakui beli baby lobster dari nelayan di seputar lokasi Cidaun, seharga Rp 12 ribu per ekor utk model pasir. Serta Rp 45 ribu per ekor utk model mutiara.

Baby lobster yg udah dikemas dalam plastik itu kebanyakan dipasarkan terhadap konsumen berinisial D melalui langkah diantar memanfaatkan mobil ke Cisarua Bogor, dengan harga jual Rp 13 ribu per ekor utk model pasir. Serta Rp 51 ribu-54 ribu per ekor utk model mutiara.

Dirkrimsus Polda Ja-bar, Kombes Samudi menyampaikan, kesibukan ini udah dilaksanakan tersangka sepanjang tiga bln. paling akhir. Terlebih dahulu, kesibukan itu dilaksanakan di rimba cagar alam di daerah Pelabuhan Jayanti, Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Sesudah itu ubah ke satu buah tempat tinggal di Kampung Kertajadi RT 04 RW 01 D5 Kertajadi Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur terhitung sejak mulai hari Kamis (15/3) .

” Dalam laksanakan kesibukan usahanya ini, pemeran tak miliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) , ” kata Samudi kala dijumpai di Mapolda Ja-bar, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (19/3) .

Atas tingkah lakunya tersangka dinilai tidak mematuhi Undang-undang No 45 Th. 2009 perihal Pergantian Atas Undang-undang No 31 Th. 2004 perihal Perikanan. Ancamannya pidana penjara paling lama 6 (enam) th. serta denda paling banyak Rp 1, 5 miliar.

Dari persoalan itu, polisi mengamankan 39 kantong plastik memuat baby lobster semasing kira-kira 400 kantong plastik, satu mesin aliran air brand Resun model LP-100, satu mesin Water Chiller (pendingin air) brand Resun model CL650.

Selanjutnya, satu buah tabung okslgen ukuran lagi tengah, dua buah tabung oksigen ukuran kecil, satu buah kunci inggris, sepuluh buah saringan plastik kecil, satu buah saringan plastik besar serta satu) bundel kantong plastik pembungkus warna bening.