Prostitusi Online Di Surabaya Mulai Di Brantas Polda Jatim

Prostitusi Online Di Surabaya Mulai Di Brantas Polda Jatim – Polda Jawa timur sukses membuka jaringan prostitusi online yang infonya libatkan beberapa ratus artis serta mode Indonesia. Seperti apakah debutnya?

Di mulai dengan penggerebekan dua artis yang ketahui kerjakan praktek prostitusi di Surabaya, yakni Vanessa Angel serta Avriellia Shaqqila, Sabtu (6/1/2019) yang lalu. Buntutnya, mereka sukses mengamankan dua muncikari dibalik tindakan ke-2 artis

Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi menuturkan pihaknya sadari ada jaringan ini menurut laporan orang dengan online. Polisi lalu kerjakan pengintaian sepanjang kira-kira sebulan.

“Kita sadari masalah ini dari kabar orang yang memberitakan ada pekerjaan transaksi prostitusi di lokasi hukum Polda Jawa timur,” tukasnya.

Sesudah tindakan keempatnya terbongkar, penyidik masih tetap mencari biang perkara ini sampai ke akar. Diantaranya dengan kerjakan rekam digital forensik dari tanda untuk bukti handphone punya terduga dua muncikari serta dua saksi yakni banyak artis yang berperan.

Disana polisi temukan beberapa bukti, contohnya dari perbincangan elektronik diketemukan ada lima artis yang udah terindikasi kuat masuk dalam jaringan prostitusi, di samping Vanessa serta Avriellia.

“Saya dapat menuturkan hasil peningkatan dari perkara prostitusi online. Saya berikan di tempat ini buat memperkuat pebisnis online ini dari 45 orang artis ini sesaat ada 5 yang ada hubungannya dapat dukungan dengan bukti,” kata Kapolda Jawa timur Irjen Pol Luki Hermawan, Kamis (10/1/2019).

Terkecuali itu polisi sadari nilai transaksi berkaitan prostitusi dari salah satunya rekening muncikari yang capai Rp 2,8 Miliar.

Lalu dari handphone Vanessa Angel didapati transaksi prostitusi yang sempat dilaksanakan Vanessa sampai hotel manakah saja yang sempat didatanginya buat bertransaksi.

“Data yang kami bisa dari VA ini sudah memperoleh order sekian kali dari service prostitusi yang difasilitasi muncikari berinisial ES,” papar Direskrimsus Polda Jawa timur Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Dari pengecekan tanda untuk bukti yang ada, polisi pun temukan keikutsertaan dua muncikari yang lain. Sampai sekarang kedua-duanya masih pula dalam pengejaran.

Tetapi polisi mengatakan pihaknya sudah memantau area serta jatidiri komplet tersangka pemeran.

“Dua DPO dalam monitoring kami serta Insya Allah dalam tempo dekat buat jatidiri atau area yang perihal udah kita monitor,” kata Yusep.

Yusep memberi tambahan ke-2 DPO itu adalah wanita. Kedua-duanya miliki andil yang sama juga dengan dua muncikari yang sudah tertangkap serta jadi terduga.

“Moga-moga secara cepat ini kita dapat kerjakan usaha paksa terhadap ke-2 tersangka itu,” harapnya.