Pengusutan TPPU masihlah tetap bersambung

Pengusutan TPPU masihlah tetap bersambung – Meski sudah divonis hakim, permasalahan big bos Sansudin Simbolon minuman keras (miras) maut tidaklah usai. Polisi tengah menyelidik masukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilalui Sansudin.

” Pengusutan TPPU masihlah tetap bersambung, ” papar Direktur Reserse Kejahatan Ekslusif Polda Jawa barat Kombes Samudi pada wartawan waktu dihubungi, Senin (29/10/2018) .

Sansudin diduga beli asset tdk berjalan dari hasil penjualan miras bermerek ‘Ginseng’ itu. Asetnya menebar di Kabupaten Bandung dan di luar Bandung.

” Ada asset tdk berjalan berupa tanah di Jambi dan di Kabupaten Bandung yang dibeli dari hasil jual miras oplosan, ” ujarnya.

” Kami sudah terima hasil penelitian Pusat Laporan dan Penelitian Transaksi Keuangan (PPATK) . Itu diikutkan dalam berkas pengumpulan bukti-bukti, itu basic buat menggantikan asset kebun sawit di Jambi dan Cicalengka, ” kata Samudi berikan.

Dia menjelaskan pengusutan berhubungan TPPU ini dilakukan sebab pembelian asset itu berkenaan dengan permasalahan yang menjeratnya. Penyidik waktu ini tengah bekerja bersama dengan jaksa berhubungan mengenai itu.

” Tujuannya untuk penyitaan asset terpidana yang dibeli dari hasil tindak pidana penjualan miras oplosan, ” papar Samudi.

Mula-mula majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung memvonis Sansudin hukuman 20 tahun penjara. Tidak sekedar Sansudin, istrinya yaitu Hamciak Manik, dan stafnya, Julianto Silalahi, turut divonis atas Permasalahan 204 KUHPidana.