Pelindo Kini Was-Was Dikuasai Asing

Pelindo Kini Was-Was DikuasaiĀ  Asing – Perkumpulan Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) cemas aset punya PT Pelindo II punya potensi dikuasai asing, berkaitan penerbitan surat utang (global bond) yang dikerjakan BUMN pelabuhan itu. Nilai global bond itu meraih US$ 1, 58 miliar atau sekitaran Rp 21 triliun.

Ketua Perkumpulan Pekerja JICT Nova Sofyan Hakim menyampaikan, gagasannya global bond ini digunakan untuk membiayai pembangunan beberapa proyek seperti Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Kijing, Pelabuhan Tanjung Carat serta Car Terminal.

” Namun Pelindo II mesti membayar bunganya per th. sebesar Rp 1, 2 triliun. Beban bunga yang begitu besar ini jadi tanggung jawab Pelindo II, ” tutur dia di Hotel Grand Cemara, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Nova menerangkan, pembayaran utang Pelindo II ini bukanlah dibayar dari proyek-proyek yang dibiayai global bond itu tetapi di ambil dari anak-anak perusahaan Pelindo II. Ini termasuk juga dari sewa pembayaran kontrak JICT serta terminal Koja.

” Ketika utang dikerjakan, proyek-proyek itu masih tetap dalam step studi kelayakan awal. Proyek Terminal Kalibaru juga belum seutuhnya jalan. Basic penerbitan global bond tak terang, sebab proyek-proyek pelabuhan yang direncanakan dengan utang, belum ada yang teralisir, ” kata dia.

Menurut Nova, sampai sekarang ini dana dari global bond itu sudah dipakai untuk pelunasan utang asing sebesar US$ 490 juta, untuk modal kerja US$ 200 juta serta proyek Kalibaru US$ 202 juta. Sedang bekasnya sebesar US$ 685 gagasannya bakal diputar pada beberapa produk perbankan.

” Ini salah kaprah, lantaran tidak cocok dengan kompetensi usaha Pelindo II. Kami cemas aset bangsa ini terjual ke pihak asing, lantaran tak dapat membayar utang, ” tandas dia.