Oo c’mon Who’s Covering The Left Teriakan Fans Mu

Oo c’mon Who’s Covering The Left Teriakan Fans Mu – Perjalanan lebih dari 300 km. fans Manchester United ke Emirates Tingkat di London tdk percuma. Walaupun hawa dingin awal Desember menyelimuti, mereka bergemuruh selama pertandingan rayakan keunggulan — selanjutnya disudahi dengan kemenangan — Setan Merah.

Fans MU yg diposisikan di tribun tenggara sisi bawah, awalannya suaranya cuma sayup-sayup terdengar lantaran kalah jumlah dengan pendukung Arsenal. Akan tetapi sejak mulai menit empat, kala Antonio Valencia membuat gol pembuka MU, nada fans Setan Merah mulai terdengar.

” Oo c’mon. Who’s covering the left! ” teriak salah seseorang fans sembari berdiri.

Gol pertama yg dibuat Valencia, menggunakan kelengahan di segi kiri pertahanan Arsenal. Dalam skema serangan balik cepat, Paul Pogba berikan umpan terarah terhadap Valencia yg merangsek masuk dari segi kanan.

Kembali lagi tribun, pernah terdiam berapa kala, fans Arsenal lantas bergeliat kembali dalam menyemangati tim yang paling disayangi mereka yg ketinggal. Akan tetapi fans tuan-rumah kembali terdiam kala Jesse Lingard membuat gol ke dua MU sehabis terima umpan dari Anthony Martial. Sesuai sama gol pertama, gol ke dua ini dibuat lewat counter attack yg melibatkan 3 hingga 4 pemain saja.

Fans MU bersorak riang. Pernah kelihatan ada asap merah dari tribun pendukung tim tamu. Akan tetapi asap itu dalam tempo dekat udah tdk kelihatan.

Arsenal yg awalannya bermain dengan tiga bek tengah, lantas mengganti formasi dengan empat bek masa ditarik keluarnya Shkodran Mustafi di menit 13. Mustafi, seseorang bek tengah, digantikan Alex Iwobi yg pada laga ini dimainkan menjadi sayap kanan. Dengan sangat, tinggal Nacho Monreal yg berduet dengan Laurent Koscielny di jantung pertahanan Arsenal.

Dengan formasi empat bek, Arsenal tambah banyak kuasai bola. Diakhir set pertama, mereka tertulis kuasai 70 prosen ball possesion. Score masihlah 0-2 hingga turun minum.

Tribun pendukung tuan-rumah yg pernah lesu selanjutnya bergelora sehabis Alexandre Lacazette menggetarkan jala gawang David de Gea di menit 49. Berasal dari umpan lob Alexis Sanchez, Aaron Ramsey yg ada di urutan ujung paling depan, dengan cerdik mengantar umpan tarik ke Lacazette yg berdiri dalam urutan bebas.

Kala score dalam urutan 1-2 utk keunggulan MU, sorak sorai pendukung tuan-rumah serta tim tamu sama gencarnya. Pendukung Arsenal berikan support habis-habisan lantaran ada momentum mengimbangi kedudukan masa gol Lacazette.

Akan tetapi momentum Arsenal pupus. Umpan tarik Pogba sehabis melewati hadangan pemain Arsenal ditangani dengan baik oleh Lingard di menit 63. MU unggul 3-1 atas Arsenal.

Diatas menit 80, satu per satu pendukung Arsenal meninggalkan tribun. Mereka seakan udah pasrah menyaksikan Arsenal ketinggal dua gol dari MU.

” They (MU) play narrow. Imposible to break up, ” kata seseorang pendukung Arsenal terhadap seseorang temannya, sambil jalan meninggalkan tribun.

Walaupun menyerang habis-habisan, membuahkan 75 prosen penguasaan bola serta 33 tembakan, Arsenal tdk bisa mengurangi score hingga peluit akhir berbunyi. Kartu merah Pogba di menit 74 tdk artinya banyak buat ‘Meriam dari London’ ini.

Kondisi di tribun pendukung MU bergemuruh dari mula hingga akhir pertandingan. Dingin lima derajat celcius Kota London Sabtu malam barusan tdk jadi masalah buat mereka dalam bernyanyi.

Biar bubaran pertandingan jalan tertata, pengelola laga menahan pendukung MU utk masih ada di tribun hingga sebagian besar pendukung Arsenal di tribun yg berdekatan keluar stadion. Keadaan jalan serta selesai dengan tertata hingga semua pendukung dua kesebelasan keluar dari Emirates Tingkat.