Miris! Selama 3 Hari Diculik, Bocah Bandung Makan dan Minum Pakai Ini

Miris! Selama 3 Hari Diculik, Bocah Bandung Makan dan Minum Pakai Ini – A (9) bocah lelaki asal Bandung pernah dibawa pria gak diketahui buat jadikan pemulung. Jalan panjang di lewati A sepanjang ada di tangan penculik sepanjang 3 hari.

Bocah kelas 2 sekolah basic (SD) itu diculik seseorang pria gak diketahui yg terakhir didapati bernama Fandi Zatmiko (24) kala tengah asik bermain warnet di daerah Cicaheum pada 9 Oktober 2018 waktu lalu. Ia dibawa berjalan kaki sampai diketemukan di Tomo, Kabupaten Sumedang.

” Korban dibawa oleh pemeran berjalan kaki sampai selanjutnya diketemukan di Tomo, Sumedang, ” kata Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin kala melakukan perbincangan lewat sambungan telpon, Sabtu (20/10/2018) .

Waktu tiga hari cukuplah panjang serta penuh kendala untuk bocah itu. Fandi membawa A berjalan kaki telusuri rimba belantara buat menjauhi penduduk lantaran takut ada yg mengetahui.

” Mereka berjalan kaki tak melalui arah jalan raya lantaran takut ketahuan penduduk yg mengetahui. Namun mereka jalan kaki melalui arah tak umum, kadangkala melalui sawah, kebun penduduk bahkan juga rimba, ” kata Asep.

Sepanjang perjalanan itu, Fandi gak membawa uang sepeser lantas. Buat bertahan hidup, semua trik ia tempuh bahkan juga hingga mengambil telur mentah serta minum air selokan. A lantas terpaksa sekali menggunakan telur mentah serta minum air selokan.

” Korban makan seadanya. Kadangkala pemeran mengambil telur ayam penduduk terus dikonsumsi mentah. Ada 20 telur yg dicuri dari kandang ayam penduduk sepanjang perjalanan. Senantiasa sempat korban diperintah ngamen serta akhirnya buat makan. Pengakuannya juga pernah minum air selokan lantaran kehausan, ” paparnya.

Korban cukuplah cerdik. Kala terjaga dari tidur di ruangan kuburan di Sumedang, korban langsung kabur tinggalkan sang penculik yg tetap terlelap. Ia selanjutnya ketujuan ke suatu rumah di daerah Tomo.

Disitulah, korban selanjutnya dapat selamat serta kembali lagi rumah selesai polisi ada menjemput. Sesaat Fandi, menyambung perjalanan sampai ke Cirebon.

Polisi dari Satreskrim Polrestabes Bandung serta Polsek Kiaracondong terus mengincar pemeran. Dari tanda-tanda yg diterima, selanjutnya polisi bisa tangkap pemeran di daerah Cirebon pada 14 Oktober 2018.