Agen Bola dan taruhan bola online

Nov
29
2011

Judi Bola Online Adu Lini Antara Liverpool Dan Manchester City

Judi Bola Online yang menyajikan berita tentang adu lini antara Liverpool dan Manchester City. Duel Chelsea melawan Liverpool, akhir pekan lalu, menutup pertemuan personel The Big Four untuk paruh pertama musim ini. Kalau mengacu kepada hasil, The Reds boleh berbesar hati. Sebab, tidak sekali pun kekalahan dialami dari rival-rival utama. Liverpool mencatat hasil dua kali kemenangan dan sekali seri. Hasil yang sama juga dituai oleh Manchester United. Namun, The Reds lebih pantas berada di atas. Ketimbang Man. United, Liverpool lebih sering bermain di kandang lawan yakni sebanyak dua kali. Apiknya, pada dua laga tersebut The Reds mampu memetik poin penuh. Mengalahkan Arsenal 2-0 dan Chelsea 2-1.

Hasil-hasil apik tiu tentu sangat melegakan kubu Liverpool. Dengan skuad yang dimiliki saat itu, The Reds bisa bersaing dengan tim-tim favorit lain. Hanya, Daniel Agger cs tidak boleh berpuas diri. Pasalnya, masih ada satu laan kuat yang belum dihadapi, Manchester City.

Sebelumnya, kiprah The Citizens selama ini dianggap sebelah mata. Namun musim ini,David Silva cs menampilkan performa apik sehingga layak disejajarkan dengan anggota The Big Four. Hingga pekan ke-12, Man. City bahkan memiliki peluang terbesar untuk meraih gelar juara Premier League.

Akan tetapi, Man. City masih perlu membuktikan diri. Status pemuncak klasemen yang digenggam karena minim ujian berat. Kecuali laga melawan Man. United, lawan-lawan yang telah dihadapi hanya tim medioker. The Citizens belum bertemu sebagian besar anggota The Big Four seperti Liverpool, Arsenal dan Chelsea.

Fakta inilah yang menjadi daya tarik duel Liverpool dan Man. City di Anfield, Minggu (27/11). Kemenangan atas Man. City membuat hasil apik Liverpool menghadapi tim besar semakin lengkap. Sebaliknya bagi Man. City, laga ini menjadi pembuktian kalau mereka layak sejajar dengan personel The Big Four.

Kalau bisa menang atas Man. City, kubu Liverpool pantas mengklaim sebagai yang terbaik di antara tim-tim favorit. Pasalnya, Man. United yang punya rekor pertemuan bagus melawan The Big Four pun kandas oleh The Citizens dengan skor telak 1-6. Ini menjadi modal bagus untuk meningkatkan mental pemain.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa persoalan mental merupakan pe-er terbesar Dalglish. Pemain Liverpool seperti kesetanan setiap menghadapi tim-tim besar. Sayangnya, mereka seringkali tersandung kala bertemu tim medioker. The Reds pun kerap tampil tidak maksimal saat bermain di kandang seperti saat ditahan imbang Norwich City dan Swansea City.

“Normalnya, performa terbaik sebuah tim muncul di kandang. Jadi, selama bisa meraih poin lebih banyak di kandang dan tampil sebagaimana mestinya saat tandang, aku pikir kami tidak akan jauh dari gelar Premier League lagi,” ujar bek kanan Liverpool, Glen Johnson.

Melawan Man. City, hal ini harus dihindari Liverpool jika ingin memetik poin penuh. Persoalan mental yang musim lalu menghambat laju The Citizens meraih gelar Premier League kini mulai teratasi. Ini membuat para pemain bisa tampil lepas saat bermain di manapun. Kemenangan demi kemenangan bisa didulang.

Leave a Reply