AS Serang Suriah Buat Harga Minyak Naik Drastis

AS Serang Suriah Buat Harga Minyak Naik Drastis – Harga minyak dunia menguat ke rekor paling tinggi dalam lima minggu pada Selasa (11/4/2017). Penguatan ini didorong kemelut geopolitik menyusul peluncuran misil Amerika Perkumpulan ke Suriah serta ditutupnya ladang minyak paling besar di Libya.

Mengutip Reuters, Selasa (11/4/2017), penguatan juga didorong aspek yang lain, yaitu kuatnya keinginan minyak di AS.

Referensi harga minyak internasional Brent LCOc1 menguat ke level 56, 16 dollar AS per barrel, paling tinggi mulai sejak 7 Maret 2017. Disamping itu, referensi harga minyak West Texas Intermediate (WTI) CLc1 menguat 6 sen atau 0, 1 % ke level 53, 14 dollar AS per barrel.

Terlebih dulu, indeks WTI pernah melaju ke levek 53, 23 dollar AS per barrel, paling tinggi dalam lima minggu.

Ladang minyak Sharara di Libya ditutup pada Minggu (9/4/2017) sesudah sekumpulan pihak memblokade jaringan pipa yang tersambung ke terminal minyak.

Walau sebenarnya, ladang minyak itu barusan kembali menghasilkan sesudah dihentikan penuh sepanjang sepekan pada awal April 2017.

Diluar itu, serangan misil AS ke pangkalan hawa pemerintah Suriah juga bikin harga minyak melambung.

Walau Suriah cuma menghasilkan minyak dalam volume kecil, tetapi Timur Tengah yaitu tempat tinggal untuk kian lebih seperempat produksi minyak dunia.

” Baik minyak Brent serta WTI di buka (pada level) tinggi pagi ini. Kemelut geopolitik serta penutupan ladang minyak paling besar di Libya selalu mensupport (penguatan) minyak mentah, ” terang Jeffrey Halley, analis senior pada OANDA.